Enjoy Free Shipping All Over Indonesia for ALL ITEMS with NO MINIMUM PURCHASE
ENDS IN  

Italia dan Berbagai Destinasi Klasiknya

Aug, 08-2022 lia oktaviana
Italia dan Berbagai Destinasi Klasiknya

Terdapat alasan mengapa Italia adalah tujuan klasik bagi pelancong seluruh dunia. Ia adalah rumah dari makanan lezat, karya seni yang cantik, serta budaya dan arsitektur yang menarik. Italia dan berbagai destinasi klasik yang dimilikinya tidak akan pernah membosankan karena penduduknya juga mengetahui semua hal tentang cara menikmati hidup. Kami mengikuti Nadia Atmaji, seorang reporter, pada liburannya ke tanah yang tidak akan pernah ketinggalan zaman.

 

Pertama-tama, ceritakan sedikit tentang diri Anda?

Hai, saya Nadia Atmaji. Saya bekerja di TV berita nasional sebagai reporter lapangan.

 

Mengapa Italia?

Tentu saja arena keunggulan artistik, budaya, dan historisnya. Belum lagi kulinernya! Selain itu, sejujurnya saya pilih Italia karena ingin merasakan dunia komedi romantis di film When in Rome dengan legenda Trevi Fountain sebagai inti ceritanya. Jika Anda melempar sebuah koin ke bahu kanan, suatu hari nanti Anda akan kembali lagi ke Roma. Jika Anda melempar dua koin, tidak lama lagi Anda akan mendapatkan pasangan baru. Sementara di film tersebut, Kristen Bell sebagai Beth mengambil koin dari air mancur tersebut sehingga pemilik koin yang diambil itu jatuh cinta padanya. Di dunia nyata, mengambil koin dari air mancur dilarang.

 

Seperti apa cuaca di sana?

Musim panas di Italia sangatlah panas dan cerah. Hampir setiap sore, suhunya sekitar 30°C ke atas.

 

Apa yang harus dibawa jika ke sana?

Selama musim panas, kacamata, tabir surya, dan sepatu atau sendal nyaman adalah sebuah kewajiban.

 

Bagaimana dengan tempat-tempat yang Nadia kunjungi?

Karena sedang musim panas, hampir semua tempat padat pengunjung. Tapi perjalanannya tetap menyenangkan.

 

Saya mengunjungi Duomo Cathedral dan Galeria Vittorio Emanuelle IIpusat perbelanjaan tertua di Italia yang merupakan rumah bagi merek-merek fashion kelas atas di Milan. Sementara di Tuscany, Saya mengunjungi menara miring Pisa, St. John Baptiserium, dan Pisa Cathedral yang berlokasi di Piazza dei Miracoli.

 

La Spezia, khususnya garis pantai Liguira yang unik. Kota pelabuhan di mana Cinque Terre berlokasi. Seperti namanya dari bahasa Italia, “Cinque” berarti lima dan “Terre” berarti pedesaan, tempat ini terdiri dari lima desa. Setiap desa memiliki bangunan berwarna pastel yang sangat imut pada lerengan yang bersebelahan dengan air. Saya mendatangi dua desa di antaranya yaitu Riomaggiore dan Manarola. Saya juga mengunjungi daerah dekat sana, Portovenere, yang tidak terlalu banyak turis dan membuat jalan-jalan berkeliling jadi lebih menghibur. Toko-toko kecil yang menjual cinderamata dan camilan berjejer saling berdampingan.

 

Terakhir, kota favorit Saya adalah Roma. Saya mendatangi semua landmark ternama di sana dalam dua hari. Pada hari pertama, saya pergi ke Colosseum dan Piazza di Spagna. Lalu di Vatikan, saya mengunjungi St. Peter Bassilica di mana karya agung Michelangelo ditempatkan. Tempat yang wajib dikunjungi tentu saja museum Vatikan. Anda bisa menenggelamkan diri ke dalam seni High Renaissance selama berjam-jam. Terasa sangat megah sekali!

 

Bagaimana orang-orang di sana?

Orang Italia ramah dan sangat suka tersenyum. Mereka sudah bertahun-tahun terbiasa dengan turis! Pelayannya sangat sopan, mereka menjelaskan bahan-bahan makanan yang dipesan secara detil dan bantu mencarikan makanan halal. Ada juga suatu waktu di mana saya mencari kafe untuk menonton final piala dunia. Seorang pelayan dari sebuah restoran sangat menyesal karena tempatnya tidak mengadakan acara nonton piala dunia, lalu dia mengantarkan saya ke restoran lain yang bisa menonton final meskipun tempatnya agak jauh dari tempatnya bekerja.

 

Bagaimana pengalaman kuliner Nadia di sana?

Pastinya dipenuhi dengan pizza dan pasta! Salah satu yang tidak terlupakan adalah di Piz. Sebuah restoran kecil yang sangat ceria, yang hanya menawarkan tiga jenis pizzamargherita, bianca special, dan marinara. Ketiganya sangatlah lezat! Saya juga secara random mencoba variasi pasta yang belum pernah saya dengar sebelumnya; calamarata, pansotti, dan paccheri. Mereka benar-benar memiliki jenis pasta yang SANGAT BANYAK! Untuk makanan penutup, di setiap sudut Anda akan menemukan kedai gelato. Saya tidak pernah tahan untuk tidak membelinya setiap sedang merasa kehausan.

 

Adakah tips untuk yang ingin ke Italia?

Hampir setiap tempat terkenal di Italia memiliki sistem online. Hal itu akan membuat perjalanan Anda lebih efisien karena memotong waktu mengantri yang bisa jadi sangat panjang di musim panas. Selain itu, harap sangat menjaga barang bawaan Anda. Jumlah copet di daerah wisata benar-benar banyak.

 

Apa yang Nadia rindukan dari Italia?

Saya sudah merindukan pengalaman kuliner yang menyenangkan dan bangunan-bangunan indah di sana!