Beralih ke Reusable Cotton Pads: Yay atau Nay?

Jun, 21-2022 meike
Beralih ke Reusable Cotton Pads: Yay atau Nay?

Artikel ini awalnya diterbitkan pada Maret 2020 di 247 COTTONINK Magazine

 

Menghapus makeup setelah sibuk beraktivitas sehari-hari adalah suatu keharusan, dan membeli kapas untuk membersihkan wajah dari makeup bisa berujung pada memghabiskan budget yang cukup banyak dari waktu ke waktu. Seiring dengan kepopuleran zero-waste beauty, semakin banyak pula orang yang teredukasi akan kemungkinan kapas sekali pakai memenuhi limbah. Berawal dari keresahan itulah muncul solusi ramah lingkungan untuk rutinitas bersih-bersih muka kita, yang adalah reusable cotton pads!

 

Kalian pernah mendengar tentang bantalan reusable cotton pads ini? Atau sudah mulai memakainya sehari-hari? Resusable cotton pads ini bisa dibilang tumbuh sangat cepat dalam popularitas sebagai alternatif zero-waste beauty. Beberapa produsen kapas ramah lingkungan ini pun mengklaim jika produk mereka bisa digunakan kembali hingga 1000 kali pakai, lho.

 

Kalau kalian ingin mulai mempraktikkan gaya hidup yang lebih sustainable, atau sekadar penasaran dengan reusable cotton pads, di bawah ini kami akan berbagi beberapa alasan mengapa kalian harus beralih menggunakan reusable cotton pads!

 

Dapat Digunakan Kembali

Ya, tentu saja mereka dapat digunakan kembali dan bahkan kalian dapat menggunakannya hingga 1000 kali pakai. Ini berarti akan ada lebih sedikit limbah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan lebih sedikit bahan yang digunakan untuk ritual membersihkan wajah kalian.

 

Menghemat Pengeluaran

Karena dapat digunakan kembali, kalian nggak perlu membuang banyak uang untuk membeli sebungkus kapas yang akan habis dalam kurun waktu dua minggu. Kalian hanya perlu membeli dua pasang reusable cotton pads yang digunakan bergantian, dan bisa dicuci setiap habis pakai.

 

Mudah Dibersihkan

Selain menghemat uang, reusable cotton pads sangat mudah untuk dibersihkan. Kalian hanya perlu memasukkan kapas-kapas kalian ke dalam mesin cuci. Kalian juga bisa mencuci dengan tangan jika sedang bepergian. 

 

Dibuat dari Bahan Organik

Beberapa produsen reusable cotton pads mengklaim bahwa produk mereka menggunakan bahan-bahan organik yang ramah lingkungan dalam pembuatan produknya, seperti kapas organik, bahan bebas kimia, dan sebagainya. Material tersebut dijamin nggak hanya aman bagi lingkungan, tapi juga bagi kulit wajah kalian!

 

Lembut Pada Kulit 

Terkadang kapas sekali pakai bisa mengiritasi kulit sensitif karena tekstur permukaannya yang scratchy. Namun kalian perlu khawatir hal ini terjadi lagi. Beberapa merek reusable cotton pads yang tersedia di pasaran menggunakan bahan bambu lembut atau kapas organik yang ekstra lembut di kulit.

 

Supaya ulasan yang kami berikan lebih fair, kami juga akan mencantumkan alasan yang mungkin jadi pertimbangan kalian sebelum beralih ke reusable cotton pads. Di bawah ini mungkin jadi alasan mengapa menggunakan reusable cotton pads bukanlah suatu keharusan buat kalian.

 

Harga yang Cukup Mahal

Karena kebanyakan reusable cotton pads terbuat dari bahan bambu yang halus atau kapas organik, tentunya harganya akan lebih tinggi dibandingkan kapas sekali pakai pada umumnya. Meski pun memang ada ucapan bahwa ada harga, ada kualitas. Jadi, kalian harus berpikir terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli.

 

Perlu Stok yang Cukup

Kalau kalian termasuk orang yang menggunakan riasan sehari-hari yang cukup tebal, kalian memerlukan stok reusable cotton pads yang cukup untuk digunakan dalam satu waktu. Dan ini juga berarti kalian membutuhkan stok reusable cotton pads lain yang bisa kalian gunakan ketika kapas sebelumnya sedang dicuci.

 

Jadi, kalian sudah mempertimbangkan untuk make the switch ke reusable cotton pads belum? Kami sudah memberikan alasan pro dan kontranya, dan sekarang giliran kalian yang memutuskan! Kalau kalian mendukung zero-waste beauty, beri tahu kami pengalaman kalian menggunakan reusable cotton pads, ya! Buat yang belum, bisa juga beri tahu kami kenapa kalian masih memilih kapas sekali pakai.